Minggu, 07 September 2014

Gara-gara LAPERR! ¬_¬

seperti biasa-Aku pulang kerja selalu aja terlambat, bukan hanya jam berangkat kerjaku aja yang suka overtime. huaah! pasalnya, Aku kerja diantar, begitu pun pulang. kali ini jemputan terlalu lama, hingga Aku menunggu setengah jam-sambil duduk, online, denger music-tapi masih ingin dirasa cepat pulang. (ceritanya ini Aku lg kerja diwarnet, Multinet namanya). Aku udah sms atau sesekali miscall numb.HP adek untuk segera cepat menjemputku, namun tidak ada reply. sakit-sakit-sakit. {sakitnya tuh disini-nunjuk hati paling dalem sampe ke ulu hati-chiiah}. sumpah, kesal, sebel, ngamuk, dan semua expresi marah udah membara. ditambah rasa capek dan lapar yang udah melilit sedari-tadi aku tahan sejak siang hari, guys. pengen nangiss, pengen ngomel-ngomel.(-̩̩̩-̩̩̩_-̩̩̩-̩̩̩) tapi, dirasa masih kuat, aku perlahan coba diam dan ngucap "sabar"-memberi ketenangan diri. :) huuhaaa*membuang Nafas yg penuh senyawa Amarah. 
Aku menatap ke bawah ujung sebelah kanan Taskbar,  08.15PM. ini waktu yang udah cukup lama untuk menunggu kedatangan jemputan, Alamakk Nasib kali lah. cepat-cepat tanganku meraih si Mito sambil tekan numb.Ayah memastikan siapa yang menjemputku. tak lama Ayah menelepon balik dan memberitahuku "Mamak" yang jemput, "tunggu aja dulu disitu, mungkin sebentar lagi", jawaban Ayah cukup menenangkan hati dan fikiranku. krrroncong-gleduukk-tumpriang-drummphiarr-duusss- *Hiiahh, kampung tengah udah gendang-ngebass didalam*perutku udah demo tak karuan*kali-kali mereka jg ikutan dengerin musik yg lagi running, ~Yakinlah Aku menjemputmu-Kangenband.Mp3~Download Here Hiikss(_) (_). 
Di depan warnet Aku kerja memang ada orang jual makanan, sate padang. tapi duitku tak cukup untuk bayarnya, walaupun 3hari yang lalu Aku baru terima gaji, hehe. bukan boros, tapi keperluan bayar kredit motor. sisanya udah habis isi pulsa dan bagi-bagi ke Adek dirumah. itu janjiku dulu waktu masih pengangguran, bakal kasih mereka uang. hehehe. Janji LUNAS! *ceritanya lg mendem kesel nih* kesel sama Adikku nomor dua, minta buatkan Tugas disaat Aku hendak pulang. padahal waktu dia panjang dirumah setelah pulang sekolah, bukan nya diingat ada tugas dan bilang secepat mungkin ke Aku, spontan ku kepalkan jari-jemariku seerat mungkin dan meluaplah emosiku, pengen jitak kepalanya. Ihhh.. 
Kak Ayu??? ~Akhirnya Mamakku datang juga. secepat kilat Aku bergegas ambil HP, buku, dan dompet kosongku,Haha. dan berteriak ke arah "Hendra" (teman kerja shift Malam) "Ndra, Aku pulang yaah"|. dia lagi asyik-seru main game dibelakang ama sekumpulan anak warnet. :D :D
dann... 
Aku menghampiri Mamak yang tepat diluar depan warnet dan mengajakku bicara sesuatu, namun aku tak sempat mendengarkannya (soalnya penjelasan cerita Mamak panjang bingit). duuh, Mamakku agak sedikit cerewet. :D Hehe. makanya Aku agak kewarisan cerewet Mamak *eh, kalo lg dirumah cerewetnya* | Mak, udah mendung tebal. ngebutt yok Mak. *bisikku ke Mamak takut kehujanan dipertengahan jalan". 
*Aku lagi menahan lapar dan masih kesal plus nahan dinginnya Angin malam, yaa...walaupun udah paket jaket tebal*. yang parah sialnya Aku malam ini, Kita mesti nungguin Adekku "yuni" pulang kerja jam 09.00PM. waaaddoooww *ku suarakan parau mirip keluhan Kek Oesman, peran Sule dikomedi TV. "Makk, pulang dulu aja lah. tunggu yuni masih lama lagi-setengah jam itupun kadang lewat sampe jam 09.30PM, berharap Mamak menyetujui Aku". ehh, Mamak malah meninggalkanku menuju arah "toko panipahan", tempat kerja yuni. (yaa, setamat sekolah dia tidak dapat menyambung kuliah-sama sepertiku, karena alasan ekonomi) ini ceritanya Kami udah sampai kira** 20menit dari arah tempat Aku bekerja. 
disana Aku menangis menunduk, (khawatir ada orang mengintai Aku lagi menangis) ;'( waktu itu, sikon nya Angin lagi menyapu-nyapu sekujur badanku, sumpah ini perut makin sakit-perih banget. sebentar lg turun hujan... Aku menyendiri didepan ruko yang gelap, dan tertutup-hanya untuk menunggu, menahan, dan menangis. semua rasa-rasa hatiku udah mix global. fikiran pun udah sembelit 12. Aliran Nafas ku udah megap-megap. (bukan karena Izrail, pencabut nyawa udah sampe kerongkongan. Hussshh! melainkan Tangisanku misek-misek.)
GARA-GARA LAPER! 

*sampai dirumah* 
Mata sembep, bawaannya masih marah dan ngomel sepanjang masuk kedalam rumah. yang pertama kena' semprot adalah "Rahma". lempar barang yang tadi aku bawa, eitts.. kecuali HP. "Lain kali kalo minta selesaikan Tugas tengok waktu, jangan disitu Aku mau pulang baru sms."(tekanan suaraku meninggi, kata Alifah sepupu ku yang mendengar percis mirip suara Kak Ros, Upin-Ipin) saking capek dan sesaknya dadaku, Aku terdiam dan terduduk lemas. (setelah puas bisa marah-ngomel).
 tak lama dari kejadian itu, Aku tersadar dan berlari cepat ke belakang. Mandi-Shalat (mohon ampun karena Amarah tadi) dan Makan sekenyang seleraku. saat Makan hampir kenyang, aku terfikirkan sesuatu "Aku merasa lebih damai, tenang, nyaman" beda dengan hati sesak yang Aku rasakan saat bara api menguasai jagad hatiku tadi. dan Aku menyimpulkan "orang laper itu suasana HATI nya bergentayangan, bisa marah, bisa kesal, bisa nangis, bisa juga malas bicara" menurutku sih seperti ini gejalanya. Tapi ini semua Pengalaman yang berharga walaupun kecil dan sepele masalahnya, tapi terlepas dari itu semua Marah bisa berakibat fatal kalau aja tadi Aku mengikuti Nafsu Amarah syaithan yg berlebihan. "Alhamdulillah, Aku sudah bisa jauh lebih tenang" Menangis Ampun dan menyadari semuanya saat Aku berdo'a sebelum memejamkan Mata untuk Tidur... :) 
*inilah coretanku saat Aku bingung mau posting apa* 
Note: Ceritaku diatas, sengaja gak makan siang karena tuntunan diet, soalnya BB{berat badan} ku rate >50. hehe. dan kini udah turun 6Kg dalam jangka waktu 1 bulan. :) :) ^_^
 FINISH*

Koment aja sob selagi gratis, tapi jangan nyepam link hidup!

Back To Top